Rabu, 22 Mei 2013

CONFIDENCE IN SCIENCE


Sains itu Asyik!
Anak-anak melontarkan banyak pertanyaan setiap hari. Pernahkah Ayah-Bunda menjawab pertanyaan mereka dengan mengatakan, “Memang begitu dari sananya”? Mulai sekarang, Ayah-Bunda dapat menjelaskan kepada anak-anak bagaimana sesuatu bekerja, bukan cuma mengatakan, “Memang begitu.”
CONFIDENCE IN SCIENCE akan membantu memuaskan rasa ingin-tahu anak-anak sehingga mereka memahami sains secara meyakinkan!




Set 1/6 Jilid, terdiri dari judul judul berikut ; 
1. Mengapa Bayangan Kita Ada di Cermin?


Seorang anak laki-laki yang senang melukis, ingin tahu dari mana asalnya warna. Dia pun pergi ke rumah Nenek Pelangi. Di perjalanan, si anak laki-laki bertemu dengan seorang ibu, seorang pangeran, lalu seorang kakek yang masing-masing mempunyai masalah. Anak laki-laki itu mengajak mereka ke rumah Nenek Pelangi. Teman-teman, apakah Nenek Pelangi bisa memecahkan masalah yang dihadapi keempat tamunya? Bagaimana pula penjelasan Nenek Pelangi tentang cahaya, cermin, dan lensa? 

2. Apa Bedanya Benda dengan Bahan?  
Suatu hari, Ji Ho dan ayahnya sedang memancing dari atas perahu di tengah laut. Tiba-tiba, badai datang menerjang perahu mereka hingga rusak. Mereka pun terdampar di pulau terpencil. Ji Ho dan ayahnya tidak putus asa. Mereka mencari benda-benda yang tepat untuk memperbaiki perahu. Benda-benda itu harus bisa mengapung di air dan kuat jika diterjang badai. Ji Ho pun jadi tahu, ternyata setiap benda memiliki bentuk dan sifat yang berbeda-beda, loh! Hmmm ... apakah Ji Ho dan ayahnya bisa kembali berlayar dengan perahu mereka?

3. Hewan dan Tumbuhan Apa saja yang Istimewa? 
Hewan dan tumbuhan bersaing hebat! Alhasil, Zeus, raja dewa-dewi mitologi Yunani, memutuskan untuk memilih raja hewan dan tumbuhan. Kelelawar yang menggelantung terbalik dan ikan football yang siripnya bercahaya ingin sekali menjadi raja. Mereka pun membawa aneka hewan dan tumbuhan istimewa ke hadapan Zeus. Di antaranya, landak dan anemon laut yang berduri, koral-binatang yang mirip ranting pohon, tumbuhan pemakan serangga, dan masih banyak lagi. Beragam hewan dan tumbuhan memiliki ciri khas tersendiri. Bisakah kelelewar dan ikan football menjadi raja?

4. Apa Bedanya Makluk Hidup dengan Benda Mati?  
Pulang dari taman hiburan beberapa hari yang lalu, Yuna membawa boneka, Gom Gom. Tapi, Gom Gom ingin kembali ke taman hiburan. Katanya, ia tidak merasa seperti makhluk hidup. Khong Khong dan mainan lainmemberi tahu Gom Gom, ia memang bukan makhluk hidup.Tetapi, Gom Gom tidak setuju. Bisakah Gom Gom kembali ke taman hiburan? Yuk, kita belajar tentang makhluk hidup dan benda mati bersama Khong Khong dan Gom Gom.

5. Kapan Bumi Lahir? 
Wooow, mengejutkan! Salah satu fosil dinosaurus di dalam museum terlihat bergerak! Saat disinari cahaya bulan, dinosaurus itu terbangun dari tidur panjangnya. Ia kebingungan. Lalu, Teman-temannya menceritakan sejarah Bumi kepadanya; bagaimana Bumi lahir 4,6 miliar tahun lalu, perkembangan kehidupan pertama, serta kemunculan dan kepunahan puluhan ribu makhluk hidup pada masa itu …. Yuk, kita simak cerita tentang misteri Bumi yang disampaikan hewan-hewan di museum.

6. Apa Saja Perbedaan Robot dengan Manusia? 
Pada Hari Anak, Chan dan Byul sangat senang saat mendapat hadiah robot kelinci, namanya Tobo. Ia seperti kelinci sungguhan. Kedua telinganya dapat bergerak. Ia juga bisa melompat-lompat. Robot kelinci itu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka! Selain robot kelinci, ada banyak jenis robot lainnya yang dapat membantu pekerjaan manusia, loh! Seperti, robot ahli memasak, robot ahli eksplorasi, robot tentara, serta robot HUBO dan ASIMO. Yuk, kita baca kisah Chan dan Byul serta robot-robot di buku ini!


Seri ini akan di terbitkan dalam Bahasa Indonesia sebanyak 20 jilid, oleh Pelangi MIZAN, (total seri ini lebih dari 60 jilid yg sudah terbit).

Seri Confidence In Science ini adalah seri baru yang dikeluarkan tahun 2012 di Korea, dan di tahun yang sama telah di terjemahkan dan di distribusikan di Hong Kong, Macau, Thailand, Taiwan, dan China. Seri ini menjadi favorit dan menjadi bacaan wajib sejumlah sekolah dasar di negara-negara tersebut. Beruntunglah Indonesia mendapat kesempatan, menikmatinya dalam Bahasa Indonesia.

Yang unik dari Seri Confidence In Science ini adalah; 
- Visualisasi setiap jilidnya berbeda, yang membuatnya identik adalah karakter komik yang ada di setiap jilidnya
- Dituturkan dalam bahasa yang enak dibaca, mengalir dan sederhana
- Penuh dengan visualisasi yang membuat penjelasan teknis sains dan mudah difahami
- Tema yang menarik dan disajikan tidak standar,seperti ensiklopedi pada umumnya, misalnya seperti apa perbedaan manusia dengan robot (berbicara tentang biologi dan mekanis manusia, dibandingkan dg mekanik mesin).

PESAN HARI INI :


HARGA RP. 580.000


Minggu, 04 Maret 2012

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR: Biasakan Mendongeng Menjelang Anak Tidur Sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/12/26/biasakan-mendongeng-menjelang-anak-ti...

MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR

Biasakan Mendongeng Menjelang Anak Tidur


Sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/12/26/biasakan-mendongeng-menjelang-anak-tidur/

Ilustrasi Dongeng Si Kancil (sumber ; http://ngerumpi.com)
Ilustrasi Dongeng Si Kancil (sumber ; http://ngerumpi.com)
“Nak, sini… dah waktunya tidur, nanti ibu dongengin  lagi!”, ujar seorang ibu kepada anaknya yang masih bermain pada waktu tidur malam. Ilustrasi dalam kalimat ini sering terjadi pada saat seorang ibu mengajak anaknya untuk tidur.
Lalu, apa pentingnya memberikan cerita/dongeng kepada anak menjelang tidurnya ?. Ada beberapa kelebihan memberikan cerita/dongeng kepada anak menjelang tidur, diantaranya ;

Menumbuhkan Disiplin Waktu.
Pada waktu / jam-jam anak kita harus tidur, kadang mereka masih asyik dengan permainannya sendiri, sehingga anak melupakan saat untuk istirahatnya, dimana saat untuk istirahat/tidur bagi anak sangat penting guna pertumbuhan fisik dan mentalnya. Sehingga dongeng/cerita diharapkan menarik bagi anak, dan selanjutnya anak mau untuk diajak tidur pada waktu-waktu tertentu (jam tidurnya). Apabila itu dilakukan oleh para orang tua secara rutin, niscaya anak akan terbiasa untuk menggunakan waktu istirahatnya sesuai dengan kebutuhan istirahat si anak. Sehingga, secara tidak langsung anak akan disiplin menggunakan waktu istirahatnya.

Terjalin Ikatan Bathin dan Komunikasi Bagi Orang Tua dan Anak
Orang tua memberikan dongeng kepada si anak pada waktu tidurnya diharapkan, akan terjalin komunikasi yang berimbang antara orang tua dan anak. Hal ini dikarenakan terjadi imbal balik interaksi antara si pendongeng dan yang di dongengkan dengan harapan muncul tanya jawab dari si anak kepada orang tua atau sebaliknya. Hal ini akan menjadikan anak untuk terbiasa mengkomunikasikan sesuatu hal dalam kehidupannya nanti.

Pendidikan Karakter dan Kepribadian
Di dalam dongeng anak, pasti terkandung nilai-nilai yang luhur/baik misalnya nilai kejujuran, kepahlawanan, pengorbanan, keadilan, kebijaksanaan dan lain-lain. Melalui dongeng tadi, secara tidak langsung kita sudah memberikan pendidikan karakter pada anak. Yang diharapkan anak mampu untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, dengan segala konsekuensinya. Misalnya tokoh yang baik akhirnya hidup bahagia, sedangkan tokoh yang buruk akhirnya menderita, dan lain sebagainya.
Suatu Cara Yang Efektif dalam Memberikan Pendidikan
Kenapa dongeng merupakan salah satu cara yang efektif dan jitu dalam memberikan pendidikan bagi anak?. Selain pendidikan seperti hal tersebut diatas, mendongeng menjelang tidur anak merupakan cara “ampuh” untuk menanamkan pengetahuan, pembelajaran, dan pendidikan. Dikarenakan   dongeng menjelang tidur, merupakan saat dimana anak menghentikan segala aktivitasnya (bermain dan lain-lain), terkesan lebih santai dan menyenangkan bagi anak sehingga, nilai-nilai/pesan yang tersirat dalam dongeng dapat mudah diingat, dimengerti dan dipahami oleh si anak.
Yang diharapkan dengan dongeng tadi pembentukan karakter yang baik bagi anak mudah untuk dicapai.

Semoga dengan dongeng, mampu merubah karakter penerus bangsa ini menjadi lebih baik ! Salam.


Sumber Gambar ; http://4.bp.blogspot.com
Sumber Gambar ; http://4.bp.blogspot.com

*** Ucapan terimakasih kepada BUNDA yang selalu menyempatkan diri mendongeng untukku waktu itu ***

Selasa, 21 Februari 2012

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA: Lagi mencari buku untuk PAUD atau buat anak BALITA di rumah yang lebih dominian unsur VISUAL nya? Ini dia "BUKU BUSA" Buku yang bisa me...

BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA





Lagi mencari buku untuk  PAUD atau buat anak BALITA di rumah yang lebih dominian unsur VISUAL nya? Ini dia "BUKU BUSA" Buku yang bisa membuat Balita anda suka membaca.  Buku ini  dikemas dengan material EVA (Sejenis material busa) yang bisa digunakan untuk media bermain anak anak anda. Ringan dan aman untuk Balita usia 2- 5 tahun.  Isinya ; Mengenalkan ibadah kepada anak-anak muslim dengan gambar yang berwarna warni dan pasti sangat menarik anak-anak BALITA untuk meraih dan memegangnya.

Buku ini sangat sesuai untuk kebutuhan PAUD, TK, PG dan juga KOBER atau juga untuk hadiah ulang tahun si kecil di rumah anda.  Segera miliki ke lima jilid buku ini. Dengan judul sebagai berikut : Gerakan Shalat, Ayo Berdoa, Masjid dan Sekitarnya, Kalimat Thoyibah dan Belajar Wudhu. 

Berikut cara penggunaanya :
PEMESANAN :
Book Advisor MDS Yogya
Info Customer Care : 0815 788 33 215

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep ya...

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep ya...: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep yang memadukan antara tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisa...
NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep yang memadukan antara tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisah teladan nabi dan rasul. Di Nusantara, tradisi lisan sudah berkembang selama berabad-abad, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Kisah-kisah dituturkan agar dapat diambil hikmah dan pelajarannya dalam menjalani kehidupan. Kini, tradisi itu hadir kembali dalam pengemasan yang disesuaikan dengan era modern dalam Nabiku Idolaku.
Nabiku Idolaku disajikan dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan ragam bahasa pada diri anak. Selain itu, dengan SMART E-Pen, anak-anak dapat belajar pelafalan kata B. Indonesia dan B. Inggris dengan menunjuk kata yang bersangkutan.
Cerita dalam Nabiku Idolaku dilengkapi dengan ilustrasi musik. Membaca pun menjadi lebih interaktif. Seperti kita ketahui, musik mampu mencerdaskan dan meningkatkan kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak dalam bersosialisasi. Musik pun dapat membangkitkan semangat dan merangsang kreativitas. Terdapat sekitar 400 halaman ilustrasi musik dalam produk Nabiku Idolaku edisi premium. 
NABIKU IDOLAKU dibagi menjadi 12 jilid buku interaktif kisah 25 nabi teladan sepanjang zaman yang dilengkapi dengan sarana membaca secara interaktif berupa:
1 Inner Box Buku Interaktif Kisah 25 Nabi Teladan Sepanjang Mas
1 Inner Box Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh di Al Quran
1 Master Box
1 Smart E-Pen Pelangi Mizan
1 CD Interaktif
6 Jilid Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran
1 Buku Main Yuk! Kisah 25 Nabi Sepanjang Zaman

Harga Rp. 5.937.500 Cash disc 20% jadi Rp. 4.750.000
Harga indent sampai Februari 2012 Rp. 3.900.000, DP Rp. 500.000

Dapatkan bonus:
Buku Senilai Rp. 500.000 : Buku Pintar Islam+2 KKPK +  Buku Al-Qur’an Tematis & Buku Mutiara Riyadhushshalihin
Hadiah lainnya untuk customer indent:
1. Mendapat vocher 30% untuk pembelian produk buku Mizan Dian Semesta (MDS) lainnya yang berlaku selama 3 bulan sejak transaksi.
2. Mendapat pin+poster+stiker “Nabiku Idolaku”.
Ayo Segera hubungi Book Advisor MDS Jogja atau hub customer care di 0815 788 33 215

Rabu, 14 Desember 2011

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...: Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang...

KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...

Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.

Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi.

Dengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.

Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.

“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”
Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Matahari sudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.” “Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu.
“Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu.
“Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.
“Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.
“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.
“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.

Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.

Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.

Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.

Tags :