Selasa, 17 Desember 2013

HALO BALITA NEW EDITION DENGAN E PEN


 BONUS BUKU SEBESAR BANTAL HELO KIDS



E PEN HALO BALITA DARI READ BOY (DIJUAL TERPISAH)




Usia 0-5 tahun (Balita) adalah masa keemasan . Masa ini merupakan waktu ideal untuk mempelajari keterampilan dasar, membentuk kebiasaan-kebiasaan, serta memperoleh konsep dasar yang berpengaruh pada masa kehidupan selanjutnya.

Paket buku Halo Balita membantu anak Anda menjalani masa keemasan tersebut.

Petunjuk untuk orangtua memberikan gambaran tentang tujuan dari cerita yang akan disampaikan pada buku ini. Pada bagian ini, juga disajikan tips-tips praktis untuk orangtua yang dapat diterapkan dalam melakukan pendampingan kepada anak sesuai dengan tema yang disampaikan.

Halaman interaktif menyediakan bagian yang bisa dibuka-tutup. Mengajak anak berinteraksi dengan buku, serta membantu menguatkan kesan anak terhadap cerita yang disampaikan.

Setiap halaman dirancang agar anak mudah menangkap informasi yang disampaikan. Cerita disampaikan dengan kalimat-kalimat pendek dan pemilihan kata yang sederhana . Gambar ditampilkan dalam bentuk dan warna yang nyaman untuk anak-anak.

Dus kemasan bisa dipergunakan sebagai panggung boneka. Permainan boneka ini merupakan bagian dari proses penguatan kesan anak terhadap cerita yang disampaikan.
9 Jilid SELF HELP

Jilid-jilid yang dikelompokkan ke dalam kelompok self help ini, berisi cerita-cerita yang membantu anak untuk mempelajari keterampilan dasar, membentuk kebiasaan-kebiasaan, serta mendorong sikap mandiri.

Aku Bisa Makan Sendiri

Aku Bisa Mandi Sendiri

Aku Bisa Pakai Baju Sendiri

Aku Berani Tidur Sendiri

Aku Bisa Merapikan Mainan Sendiri

Aku Suka Buku

Aku Selalu Hati-hati

Aku Berani ke Dokter

Aku Senang Keliling Kota

5 Jilid SPIRITUAL

Topik ini melatih anak melakukan aktivitas yang merupakan pengembangan awal keyakinannya dalam kehidupan beragama, membantu anak mengenal nilai-nilai dasar agama serta praktik-praktik ibadah.

Aku Sayang Allah

Aku Sayang Rasulullah

Aku Bisa Wudhu dan Shalat

Aku Belajar Puasa

Aku Cantik Pake Jilbab

11 Jilid VALUE

Jilid-jilid pada kelompok value ini, berisi cerita-cerita yang mendorong anak untuk menginternalisasi nilai moral, seperti menghormati orang tua, menyayangi sesama, sikap sabar dan sopan santun.

Aku Suka Menabung

Aku Anak Jujur

Aku Anak Pemberani

Aku Belajar Membuang Sampah

Aku Sayang Teman

Aku Sayang Bibi

Aku Anak Santun

Aku Sayang Keluargaku

Aku Anak Sabar

Aku Suka Berterima Kasih

Aku Sayang Kumi

+ 1 Jilid Panduan Untuk Orangtua

Petunjuk penggunaan buku Halo Balita . Informasi penting tentang dunia balita. Tips-tips praktis seputar keayahbundaan.
 
Spesifikasi Produk

Terdiri dari : 25 Jilid + 1 Jilid Panduan Untuk Orang Tua
Bonus : 3 buah Boneka Tangan

Ukuran :18 x 16. Hardcover. Kertas Isi Dupleks Tebal

Kenapa anak harus distimulasi dengan buku Halo Balita??
 
sampai usia 5 tahun perkembangan fisik otak anak mencapai lebih dari 80% dan perkembangan intelektual anak mencapai lebih dari 50%. Pada usia balita ini kondisi otak memiliki konsentrasi tunggal, fokus tapi rileks. Kondisi ini memungkinkan otak menangkap berbagai rangsangan secara kuat. 
 
Bapak-Ibu, jika menginginkan kelak anak Bapak-Ibu menjadi mandiri, mempunyai moral dan mental spiritual yang baik, tanamkanlah nilai-nilai tersebut sejak masa balita. Nah, produk HALO BALITA ini khusus dirancang untuk maksud dan tujuan tersebut. 

Apa saja keistimewaan dari produk ini?
Bapak-Ibu, setiap buku dalam paket ini terdapat halaman interaktif yang menyediakan bagian yang bisa dibuka-tutup. Mengajak anak berinteraksi dengan buku, serta membantu menguatkan kesan anak terhadap cerita yang disampaikan.

Bukan itu saja, setiap halaman dirancang agar anak mudah menangkap informasi yang disampaikan. Cerita disampaikan dengan kalimat-kalimat pendek dan pemilihan kata yang sederhana. Gambar ditampilkan dalam bentuk dan warna yang nyaman untuk anak-anak.
Bapak-Ibu, saya kasih sedikit contekan, contoh penggalan cerita dalam salah satu judul pada produk ini (Aku Sayang Mio):
"Loh, kok, Mio lemas? Sepertinya, Mio belum makan, ya?" tanya Ibu.
"O, iya, Sali lupa memberi makan Mio pagi ini," kata Sali.
Lalu, Sali memberi Mio ikan mas goreng. "Nyam ... Nyam ... Kriuk ... Kriuk ..."
Mio makan ikan mas goreng dengan lahap.
"Biar nggak lemes, Mio juga minum susu, ya!" kata Sali.

Tuh, keren kan? apalagi saat orangtua membacakan cerita disertai peragaan boneka tangan yang tersedia, ditambah dengan improvisasi gaya mendongeng dari orangtua seperti mimik wajah atau intonasi kalimat, tentunya anak akan mendapatkan kesan yang mendalam.
Tentang cara penggunaan buku ini secara maksimal, selengkapnya dapat dibaca pada buku panduan untuk orangtua yang terdapat dalam paket ini. Tentunya semuanya dirancang agar visi dan misi buku ini yaitu menanamkan kemandirian dan sikap moral serta spiritual yang baik pada anak dapat tercapai.

Manfaat keseluruhan dari produk ini:
- MERANGSANG PERKEMBANGAN OTAK/KECERDASAN ANAK (KARENA PERKEMBANGAN OTAK & KECERDASAN ANAK BERKEMBANG PESAT SAAT USIA BALITA)
- SELAIN MEMBANTU MENGEMBANGKAN KASIH SAYANG ANTARA ORANG TUA DAN ANAK, BUKU INI JUGA MEMBERIKAN NILAI-NILAI DASAR KEMANDIRIAN DAN KETAUHIDAN (HAL-HAL YANG SANGAT DIBUTUHKAN OLEH ANAK BALITA)
- CERITANYA MERANGSANG INTELEKTUAL, EMOSIONAL DAN FISIK (KINESTETIK) ANAK SEHINGGA ANAK DAPAT BERKEMBANG DENGAN LEBIH BAIK
- MENJADIKAN ANAK MENYUKAI BUKU
 
HARGA HB Versi Baru: Rp.2.375.000
Harga Tunai, diskon 20%: Rp. 1.900.000
 

Hubungi : 087839288899 atau ke twitter @mdsjogja dan email : mdsjogja@gmail.com




Rabu, 22 Mei 2013

CONFIDENCE IN SCIENCE


Sains itu Asyik!
Anak-anak melontarkan banyak pertanyaan setiap hari. Pernahkah Ayah-Bunda menjawab pertanyaan mereka dengan mengatakan, “Memang begitu dari sananya”? Mulai sekarang, Ayah-Bunda dapat menjelaskan kepada anak-anak bagaimana sesuatu bekerja, bukan cuma mengatakan, “Memang begitu.”
CONFIDENCE IN SCIENCE akan membantu memuaskan rasa ingin-tahu anak-anak sehingga mereka memahami sains secara meyakinkan!




Set 1/6 Jilid, terdiri dari judul judul berikut ; 
1. Mengapa Bayangan Kita Ada di Cermin?


Seorang anak laki-laki yang senang melukis, ingin tahu dari mana asalnya warna. Dia pun pergi ke rumah Nenek Pelangi. Di perjalanan, si anak laki-laki bertemu dengan seorang ibu, seorang pangeran, lalu seorang kakek yang masing-masing mempunyai masalah. Anak laki-laki itu mengajak mereka ke rumah Nenek Pelangi. Teman-teman, apakah Nenek Pelangi bisa memecahkan masalah yang dihadapi keempat tamunya? Bagaimana pula penjelasan Nenek Pelangi tentang cahaya, cermin, dan lensa? 

2. Apa Bedanya Benda dengan Bahan?  
Suatu hari, Ji Ho dan ayahnya sedang memancing dari atas perahu di tengah laut. Tiba-tiba, badai datang menerjang perahu mereka hingga rusak. Mereka pun terdampar di pulau terpencil. Ji Ho dan ayahnya tidak putus asa. Mereka mencari benda-benda yang tepat untuk memperbaiki perahu. Benda-benda itu harus bisa mengapung di air dan kuat jika diterjang badai. Ji Ho pun jadi tahu, ternyata setiap benda memiliki bentuk dan sifat yang berbeda-beda, loh! Hmmm ... apakah Ji Ho dan ayahnya bisa kembali berlayar dengan perahu mereka?

3. Hewan dan Tumbuhan Apa saja yang Istimewa? 
Hewan dan tumbuhan bersaing hebat! Alhasil, Zeus, raja dewa-dewi mitologi Yunani, memutuskan untuk memilih raja hewan dan tumbuhan. Kelelawar yang menggelantung terbalik dan ikan football yang siripnya bercahaya ingin sekali menjadi raja. Mereka pun membawa aneka hewan dan tumbuhan istimewa ke hadapan Zeus. Di antaranya, landak dan anemon laut yang berduri, koral-binatang yang mirip ranting pohon, tumbuhan pemakan serangga, dan masih banyak lagi. Beragam hewan dan tumbuhan memiliki ciri khas tersendiri. Bisakah kelelewar dan ikan football menjadi raja?

4. Apa Bedanya Makluk Hidup dengan Benda Mati?  
Pulang dari taman hiburan beberapa hari yang lalu, Yuna membawa boneka, Gom Gom. Tapi, Gom Gom ingin kembali ke taman hiburan. Katanya, ia tidak merasa seperti makhluk hidup. Khong Khong dan mainan lainmemberi tahu Gom Gom, ia memang bukan makhluk hidup.Tetapi, Gom Gom tidak setuju. Bisakah Gom Gom kembali ke taman hiburan? Yuk, kita belajar tentang makhluk hidup dan benda mati bersama Khong Khong dan Gom Gom.

5. Kapan Bumi Lahir? 
Wooow, mengejutkan! Salah satu fosil dinosaurus di dalam museum terlihat bergerak! Saat disinari cahaya bulan, dinosaurus itu terbangun dari tidur panjangnya. Ia kebingungan. Lalu, Teman-temannya menceritakan sejarah Bumi kepadanya; bagaimana Bumi lahir 4,6 miliar tahun lalu, perkembangan kehidupan pertama, serta kemunculan dan kepunahan puluhan ribu makhluk hidup pada masa itu …. Yuk, kita simak cerita tentang misteri Bumi yang disampaikan hewan-hewan di museum.

6. Apa Saja Perbedaan Robot dengan Manusia? 
Pada Hari Anak, Chan dan Byul sangat senang saat mendapat hadiah robot kelinci, namanya Tobo. Ia seperti kelinci sungguhan. Kedua telinganya dapat bergerak. Ia juga bisa melompat-lompat. Robot kelinci itu dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka! Selain robot kelinci, ada banyak jenis robot lainnya yang dapat membantu pekerjaan manusia, loh! Seperti, robot ahli memasak, robot ahli eksplorasi, robot tentara, serta robot HUBO dan ASIMO. Yuk, kita baca kisah Chan dan Byul serta robot-robot di buku ini!


Seri ini akan di terbitkan dalam Bahasa Indonesia sebanyak 20 jilid, oleh Pelangi MIZAN, (total seri ini lebih dari 60 jilid yg sudah terbit).

Seri Confidence In Science ini adalah seri baru yang dikeluarkan tahun 2012 di Korea, dan di tahun yang sama telah di terjemahkan dan di distribusikan di Hong Kong, Macau, Thailand, Taiwan, dan China. Seri ini menjadi favorit dan menjadi bacaan wajib sejumlah sekolah dasar di negara-negara tersebut. Beruntunglah Indonesia mendapat kesempatan, menikmatinya dalam Bahasa Indonesia.

Yang unik dari Seri Confidence In Science ini adalah; 
- Visualisasi setiap jilidnya berbeda, yang membuatnya identik adalah karakter komik yang ada di setiap jilidnya
- Dituturkan dalam bahasa yang enak dibaca, mengalir dan sederhana
- Penuh dengan visualisasi yang membuat penjelasan teknis sains dan mudah difahami
- Tema yang menarik dan disajikan tidak standar,seperti ensiklopedi pada umumnya, misalnya seperti apa perbedaan manusia dengan robot (berbicara tentang biologi dan mekanis manusia, dibandingkan dg mekanik mesin).

PESAN HARI INI :


HARGA RP. 580.000


Minggu, 04 Maret 2012

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR: Biasakan Mendongeng Menjelang Anak Tidur Sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/12/26/biasakan-mendongeng-menjelang-anak-ti...

MANFAAT DONGENG SEBELUM TIDUR

Biasakan Mendongeng Menjelang Anak Tidur


Sumber : http://kesehatan.kompasiana.com/kejiwaan/2011/12/26/biasakan-mendongeng-menjelang-anak-tidur/

Ilustrasi Dongeng Si Kancil (sumber ; http://ngerumpi.com)
Ilustrasi Dongeng Si Kancil (sumber ; http://ngerumpi.com)
“Nak, sini… dah waktunya tidur, nanti ibu dongengin  lagi!”, ujar seorang ibu kepada anaknya yang masih bermain pada waktu tidur malam. Ilustrasi dalam kalimat ini sering terjadi pada saat seorang ibu mengajak anaknya untuk tidur.
Lalu, apa pentingnya memberikan cerita/dongeng kepada anak menjelang tidurnya ?. Ada beberapa kelebihan memberikan cerita/dongeng kepada anak menjelang tidur, diantaranya ;

Menumbuhkan Disiplin Waktu.
Pada waktu / jam-jam anak kita harus tidur, kadang mereka masih asyik dengan permainannya sendiri, sehingga anak melupakan saat untuk istirahatnya, dimana saat untuk istirahat/tidur bagi anak sangat penting guna pertumbuhan fisik dan mentalnya. Sehingga dongeng/cerita diharapkan menarik bagi anak, dan selanjutnya anak mau untuk diajak tidur pada waktu-waktu tertentu (jam tidurnya). Apabila itu dilakukan oleh para orang tua secara rutin, niscaya anak akan terbiasa untuk menggunakan waktu istirahatnya sesuai dengan kebutuhan istirahat si anak. Sehingga, secara tidak langsung anak akan disiplin menggunakan waktu istirahatnya.

Terjalin Ikatan Bathin dan Komunikasi Bagi Orang Tua dan Anak
Orang tua memberikan dongeng kepada si anak pada waktu tidurnya diharapkan, akan terjalin komunikasi yang berimbang antara orang tua dan anak. Hal ini dikarenakan terjadi imbal balik interaksi antara si pendongeng dan yang di dongengkan dengan harapan muncul tanya jawab dari si anak kepada orang tua atau sebaliknya. Hal ini akan menjadikan anak untuk terbiasa mengkomunikasikan sesuatu hal dalam kehidupannya nanti.

Pendidikan Karakter dan Kepribadian
Di dalam dongeng anak, pasti terkandung nilai-nilai yang luhur/baik misalnya nilai kejujuran, kepahlawanan, pengorbanan, keadilan, kebijaksanaan dan lain-lain. Melalui dongeng tadi, secara tidak langsung kita sudah memberikan pendidikan karakter pada anak. Yang diharapkan anak mampu untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, dengan segala konsekuensinya. Misalnya tokoh yang baik akhirnya hidup bahagia, sedangkan tokoh yang buruk akhirnya menderita, dan lain sebagainya.
Suatu Cara Yang Efektif dalam Memberikan Pendidikan
Kenapa dongeng merupakan salah satu cara yang efektif dan jitu dalam memberikan pendidikan bagi anak?. Selain pendidikan seperti hal tersebut diatas, mendongeng menjelang tidur anak merupakan cara “ampuh” untuk menanamkan pengetahuan, pembelajaran, dan pendidikan. Dikarenakan   dongeng menjelang tidur, merupakan saat dimana anak menghentikan segala aktivitasnya (bermain dan lain-lain), terkesan lebih santai dan menyenangkan bagi anak sehingga, nilai-nilai/pesan yang tersirat dalam dongeng dapat mudah diingat, dimengerti dan dipahami oleh si anak.
Yang diharapkan dengan dongeng tadi pembentukan karakter yang baik bagi anak mudah untuk dicapai.

Semoga dengan dongeng, mampu merubah karakter penerus bangsa ini menjadi lebih baik ! Salam.


Sumber Gambar ; http://4.bp.blogspot.com
Sumber Gambar ; http://4.bp.blogspot.com

*** Ucapan terimakasih kepada BUNDA yang selalu menyempatkan diri mendongeng untukku waktu itu ***

Selasa, 21 Februari 2012

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA: Lagi mencari buku untuk PAUD atau buat anak BALITA di rumah yang lebih dominian unsur VISUAL nya? Ini dia "BUKU BUSA" Buku yang bisa me...

BUKU BUSA, BUKU UNTUK PAUD DAN AMAN BUAT BALITA





Lagi mencari buku untuk  PAUD atau buat anak BALITA di rumah yang lebih dominian unsur VISUAL nya? Ini dia "BUKU BUSA" Buku yang bisa membuat Balita anda suka membaca.  Buku ini  dikemas dengan material EVA (Sejenis material busa) yang bisa digunakan untuk media bermain anak anak anda. Ringan dan aman untuk Balita usia 2- 5 tahun.  Isinya ; Mengenalkan ibadah kepada anak-anak muslim dengan gambar yang berwarna warni dan pasti sangat menarik anak-anak BALITA untuk meraih dan memegangnya.

Buku ini sangat sesuai untuk kebutuhan PAUD, TK, PG dan juga KOBER atau juga untuk hadiah ulang tahun si kecil di rumah anda.  Segera miliki ke lima jilid buku ini. Dengan judul sebagai berikut : Gerakan Shalat, Ayo Berdoa, Masjid dan Sekitarnya, Kalimat Thoyibah dan Belajar Wudhu. 

Berikut cara penggunaanya :
PEMESANAN :
Book Advisor MDS Yogya
Info Customer Care : 0815 788 33 215

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep ya...

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep ya...: NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep yang memadukan antara tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisa...
NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM : memiliki konsep yang memadukan antara tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisah teladan nabi dan rasul. Di Nusantara, tradisi lisan sudah berkembang selama berabad-abad, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Kisah-kisah dituturkan agar dapat diambil hikmah dan pelajarannya dalam menjalani kehidupan. Kini, tradisi itu hadir kembali dalam pengemasan yang disesuaikan dengan era modern dalam Nabiku Idolaku.
Nabiku Idolaku disajikan dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan ragam bahasa pada diri anak. Selain itu, dengan SMART E-Pen, anak-anak dapat belajar pelafalan kata B. Indonesia dan B. Inggris dengan menunjuk kata yang bersangkutan.
Cerita dalam Nabiku Idolaku dilengkapi dengan ilustrasi musik. Membaca pun menjadi lebih interaktif. Seperti kita ketahui, musik mampu mencerdaskan dan meningkatkan kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak dalam bersosialisasi. Musik pun dapat membangkitkan semangat dan merangsang kreativitas. Terdapat sekitar 400 halaman ilustrasi musik dalam produk Nabiku Idolaku edisi premium. 
NABIKU IDOLAKU dibagi menjadi 12 jilid buku interaktif kisah 25 nabi teladan sepanjang zaman yang dilengkapi dengan sarana membaca secara interaktif berupa:
1 Inner Box Buku Interaktif Kisah 25 Nabi Teladan Sepanjang Mas
1 Inner Box Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh di Al Quran
1 Master Box
1 Smart E-Pen Pelangi Mizan
1 CD Interaktif
6 Jilid Buku Interaktif Kisah Tokoh-Tokoh dalam Al Quran
1 Buku Main Yuk! Kisah 25 Nabi Sepanjang Zaman

Harga Rp. 5.937.500 Cash disc 20% jadi Rp. 4.750.000
Harga indent sampai Februari 2012 Rp. 3.900.000, DP Rp. 500.000

Dapatkan bonus:
Buku Senilai Rp. 500.000 : Buku Pintar Islam+2 KKPK +  Buku Al-Qur’an Tematis & Buku Mutiara Riyadhushshalihin
Hadiah lainnya untuk customer indent:
1. Mendapat vocher 30% untuk pembelian produk buku Mizan Dian Semesta (MDS) lainnya yang berlaku selama 3 bulan sejak transaksi.
2. Mendapat pin+poster+stiker “Nabiku Idolaku”.
Ayo Segera hubungi Book Advisor MDS Jogja atau hub customer care di 0815 788 33 215

Rabu, 14 Desember 2011

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...: Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang...

KISAH KLASIK BAWANG MERAH DAN BAWANG PUTIH...

Jaman dahulu kala di sebuah desa tinggal sebuah keluarga yang terdiri dari Ayah, Ibu dan seorang gadis remaja yang cantik bernama bawang putih. Mereka adalah keluarga yang bahagia. Meski ayah bawang putih hanya pedagang biasa, namun mereka hidup rukun dan damai. Namun suatu hari ibu bawang putih sakit keras dan akhirnya meninggal dunia. Bawang putih sangat berduka demikian pula ayahnya.

Di desa itu tinggal pula seorang janda yang memiliki anak bernama Bawang Merah. Semenjak ibu Bawang putih meninggal, ibu Bawang merah sering berkunjung ke rumah Bawang putih. Dia sering membawakan makanan, membantu bawang putih membereskan rumah atau hanya menemani Bawang Putih dan ayahnya mengobrol. Akhirnya ayah Bawang putih berpikir bahwa mungkin lebih baik kalau ia menikah saja dengan ibu Bawang merah, supaya Bawang putih tidak kesepian lagi.

Dengan pertimbangan dari bawang putih, maka ayah Bawang putih menikah dengan ibu bawang merah. Awalnya ibu bawang merah dan bawang merah sangat baik kepada bawang putih. Namun lama kelamaan sifat asli mereka mulai kelihatan. Mereka kerap memarahi bawang putih dan memberinya pekerjaan berat jika ayah Bawang Putih sedang pergi berdagang. Bawang putih harus mengerjakan semua pekerjaan rumah, sementara Bawang merah dan ibunya hanya duduk-duduk saja. Tentu saja ayah Bawang putih tidak mengetahuinya, karena Bawang putih tidak pernah menceritakannya.

Suatu hari ayah Bawang putih jatuh sakit dan kemudian meninggal dunia. Sejak saat itu Bawang merah dan ibunya semakin berkuasa dan semena-mena terhadap Bawang putih. Bawang putih hampir tidak pernah beristirahat. Dia sudah harus bangun sebelum subuh, untuk mempersiapkan air mandi dan sarapan bagi Bawang merah dan ibunya. Kemudian dia harus memberi makan ternak, menyirami kebun dan mencuci baju ke sungai. Lalu dia masih harus menyetrika, membereskan rumah, dan masih banyak pekerjaan lainnya. Namun Bawang putih selalu melakukan pekerjaannya dengan gembira, karena dia berharap suatu saat ibu tirinya akan mencintainya seperti anak kandungnya sendiri.

Pagi ini seperti biasa Bawang putih membawa bakul berisi pakaian yang akan dicucinya di sungai. Dengan bernyanyi kecil dia menyusuri jalan setapak di pinggir hutan kecil yang biasa dilaluinya. Hari itu cuaca sangat cerah. Bawang putih segera mencuci semua pakaian kotor yang dibawanya. Saking terlalu asyiknya, Bawang putih tidak menyadari bahwa salah satu baju telah hanyut terbawa arus. Celakanya baju yang hanyut adalah baju kesayangan ibu tirinya. Ketika menyadari hal itu, baju ibu tirinya telah hanyut terlalu jauh. Bawang putih mencoba menyusuri sungai untuk mencarinya, namun tidak berhasil menemukannya. Dengan putus asa dia kembali ke rumah dan menceritakannya kepada ibunya.

“Dasar ceroboh!” bentak ibu tirinya. “Aku tidak mau tahu, pokoknya kamu harus mencari baju itu! Dan jangan berani pulang ke rumah kalau kau belum menemukannya. Mengerti?”
Bawang putih terpaksa menuruti keinginan ibun tirinya. Dia segera menyusuri sungai tempatnya mencuci tadi. Matahari sudah mulai meninggi, namun Bawang putih belum juga menemukan baju ibunya. Dia memasang matanya, dengan teliti diperiksanya setiap juluran akar yang menjorok ke sungai, siapa tahu baju ibunya tersangkut disana. Setelah jauh melangkah dan matahari sudah condong ke barat, Bawang putih melihat seorang penggembala yang sedang memandikan kerbaunya. Maka Bawang putih bertanya: “Wahai paman yang baik, apakah paman melihat baju merah yang hanyut lewat sini? Karena saya harus menemukan dan membawanya pulang.” “Ya tadi saya lihat nak. Kalau kamu mengejarnya cepat-cepat, mungkin kau bisa mengejarnya,” kata paman itu.
“Baiklah paman, terima kasih!” kata Bawang putih dan segera berlari kembali menyusuri. Hari sudah mulai gelap, Bawang putih sudah mulai putus asa. Sebentar lagi malam akan tiba, dan Bawang putih. Dari kejauhan tampak cahaya lampu yang berasal dari sebuah gubuk di tepi sungai. Bawang putih segera menghampiri rumah itu dan mengetuknya.
“Permisi…!” kata Bawang putih. Seorang perempuan tua membuka pintu.
“Siapa kamu nak?” tanya nenek itu.
“Saya Bawang putih nek. Tadi saya sedang mencari baju ibu saya yang hanyut. Dan sekarang kemalaman. Bolehkah saya tinggal di sini malam ini?” tanya Bawang putih.
“Boleh nak. Apakah baju yang kau cari berwarna merah?” tanya nenek.
“Ya nek. Apa…nenek menemukannya?” tanya Bawang putih.
“Ya. Tadi baju itu tersangkut di depan rumahku. Sayang, padahal aku menyukai baju itu,” kata nenek. “Baiklah aku akan mengembalikannya, tapi kau harus menemaniku dulu disini selama seminggu. Sudah lama aku tidak mengobrol dengan siapapun, bagaimana?” pinta nenek.Bawang putih berpikir sejenak. Nenek itu kelihatan kesepian. Bawang putih pun merasa iba. “Baiklah nek, saya akan menemani nenek selama seminggu, asal nenek tidak bosan saja denganku,” kata Bawang putih dengan tersenyum.

Selama seminggu Bawang putih tinggal dengan nenek tersebut. Setiap hari Bawang putih membantu mengerjakan pekerjaan rumah nenek. Tentu saja nenek itu merasa senang. Hingga akhirnya genap sudah seminggu, nenek pun memanggil bawang putih.
“Nak, sudah seminggu kau tinggal di sini. Dan aku senang karena kau anak yang rajin dan berbakti. Untuk itu sesuai janjiku kau boleh membawa baju ibumu pulang. Dan satu lagi, kau boleh memilih satu dari dua labu kuning ini sebagai hadiah!” kata nenek.
Mulanya Bawang putih menolak diberi hadiah tapi nenek tetap memaksanya. Akhirnya Bawang putih memilih labu yang paling kecil. “Saya takut tidak kuat membawa yang besar,” katanya. Nenek pun tersenyum dan mengantarkan Bawang putih hingga depan rumah.

Sesampainya di rumah, Bawang putih menyerahkan baju merah milik ibu tirinya sementara dia pergi ke dapur untuk membelah labu kuningnya. Alangkah terkejutnya bawang putih ketika labu itu terbelah, didalamnya ternyata berisi emas permata yang sangat banyak. Dia berteriak saking gembiranya dan memberitahukan hal ajaib ini ke ibu tirinya dan bawang merah yang dengan serakah langsun merebut emas dan permata tersebut. Mereka memaksa bawang putih untuk menceritakan bagaimana dia bisa mendapatkan hadiah tersebut. Bawang putih pun menceritakan dengan sejujurnya.

Mendengar cerita bawang putih, bawang merah dan ibunya berencana untuk melakukan hal yang sama tapi kali ini bawang merah yang akan melakukannya. Singkat kata akhirnya bawang merah sampai di rumah nenek tua di pinggir sungai tersebut. Seperti bawang putih, bawang merah pun diminta untuk menemaninya selama seminggu. Tidak seperti bawang putih yang rajin, selama seminggu itu bawang merah hanya bermalas-malasan. Kalaupun ada yang dikerjakan maka hasilnya tidak pernah bagus karena selalu dikerjakan dengan asal-asalan. Akhirnya setelah seminggu nenek itu membolehkan bawang merah untuk pergi. “Bukankah seharusnya nenek memberiku labu sebagai hadiah karena menemanimu selama seminggu?” tanya bawang merah. Nenek itu terpaksa menyuruh bawang merah memilih salah satu dari dua labu yang ditawarkan. Dengan cepat bawang merah mengambil labu yang besar dan tanpa mengucapkan terima kasih dia melenggang pergi.

Sesampainya di rumah bawang merah segera menemui ibunya dan dengan gembira memperlihatkan labu yang dibawanya. Karena takut bawang putih akan meminta bagian, mereka menyuruh bawang putih untuk pergi ke sungai. Lalu dengan tidak sabar mereka membelah labu tersebut. Tapi ternyata bukan emas permata yang keluar dari labu tersebut, melainkan binatang-binatang berbisa seperti ular, kalajengking, dan lain-lain. Binatang-binatang itu langsung menyerang bawang merah dan ibunya hingga tewas. Itulah balasan bagi orang yang serakah.

Tags :

Selasa, 29 November 2011


Segera miliki buku yang  yang memadukan konsep  antara 

tradisi lisan dan kecanggihan teknologi dalam menyampaikan kisah-kisah teladan

 NABI DAN RASUL


Temukan keunikan dan keasyikan dalam produk "NABIKU IDOLAKU edisi PREMIUM. 

Bukan sekadar membaca buku. 

Dengan teknologi muktahir PELANGI MIZAN SMART E-PEN, 

membaca menjadi lebih interaktif dan menyenangkan. Selain itu, produk NABIKU IDOLAKU

 mengembangkan kecerdasan majemuk anak, seperti kecerdasan linguistik, musikal, visual,

logika, intelektual, emosional, sosial, dan kinestetik. — 





Di Nusantara, tradisi lisan sudah berkembang selama berabad-abad, baik dalam keluarga, 

masyarakat, maupun lembaga pendidikan. Kisah-kisah dituturkan agar dapat diambil 

hikmah dan pelajarannya dalam menjalani kehidupan. Kini, tradisi itu hadir kembali dalam 

pengemasan yang disesuaikan dengan era modern dalam Nabiku Idolaku.



PEMESANAN DAN INFORMASI : 
CS : 0815 788 33215
twitter : @mdsjogja
Email : mdsjogja@gmail.com




Tags : Buku anak, nabi, nabiku idolaku, new nabiku idolaku, NBI premium, Buku dengan Talking Pen, Cerita 25 Nabi dan Rasul, Membuat anak senang membaca, membuat anak suka Bahasa Inggris, Membuat anak tahu sejarah. 

Senin, 28 November 2011

18 POIN PENDIDIKAN KARAKTER


Ada 18 nilai-nilai dalam pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa yang dibuat oleh Diknas.  Mulai tahun ajaran 2011, seluruh tingkat pendidikan di Indonesia harus menyisipkan pendidikan berkarakter tersebut dalam proses pendidikannya.
18 nilai-nilai dalam pendidikan karakter menurut Diknas adalah:
1. Religius
Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.
2. Jujur
Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.
3. Toleransi
Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.
4. Disiplin
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
5. Kerja Keras
Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.
6. Kreatif
Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.
7. Mandiri
Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.
8. Demokratis
Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.
9. Rasa Ingin Tahu
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.
10. Semangat Kebangsaan
Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
11. Cinta Tanah Air
Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.
12. Menghargai Prestasi
Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
13. Bersahabat/Komunikatif
Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
14. Cinta Damai
Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.
15. Gemar Membaca
Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.
16. Peduli Lingkungan
Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.
17. Peduli Sosial
Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.
18. Tanggung Jawab
Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

***
Apakah inisiatif pendidikan karakter di sekolah ini akan berhasil atau hanya sekedar menjadi dokumen formalitas belaka, mari kita lihat. Salah satu indikator sederhana yang bisa kita lihat bersama adalah apakah kecurangan UN akan hilang atau tetap saja tak berubah seperti biasanya.

NABIKU IDOLAKU EDISI PREMIUM

BUKU TERBARU DARI MIZAN DIAN SEMESTA : 

NABIKU IDOLALU EDISI PREMIUM

Nabiku Idolaku disajikan dalam dua bahasa, bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Tujuannya untuk memperkaya dan meningkatkan kemampuan ragam bahasa pada diri anak. Selain itu, dengan SMART E-Pen, anak-anak dapat belajar pelafalan kata B. Indonesia dan B. Inggris dengan menunjuk kata yang bersangkutan.

Cerita dalam Nabiku Idolaku dilengkapi dengan ilustrasi musik. Membaca pun menjadi lebih interaktif. Seperti kita ketahui, musik mampu mencerdaskan dan meningkatkan kepekaan anak terhadap kondisi lingkungan sekitar. Hal tersebut tentu sangat bermanfaat bagi kecerdasan anak dalam bersosialisasi. Musik pun dapat membangkitkan semangat dan merangsang kreativitas.



INDENT SEKARANG JUGA, 
DAPATKAN HARGA ISTIMEWA!!!

HARGA NABIKU IDOLAKU

•Rp 5.937.500

INDENT SEKARANG HANYA TRANSFER 
Rp. 500.000 

KE REKENING MIZAN DIAN SEMESTA YOGYA
BANC BCA NO REK 0600392221

DAN MILIKI BUKUNYA HANYA DENGAN HARGA 

•Rp 3.900.000

Masih mendapatkan BONUS :



•PERIODE I (pd saat indent) : Buku Pintar Islam + 2 KKPK atau
1 KKPK & 1 CD Haddad Alwi
• PERIODE II (pd saat pengiriman) : Buku Al-Qur’an Tematis & Buku Mutiara RiyadhushShalihin
#Judul buku KKPK dapat berubah sesuai stok yang ada

•
•Harga indent berlaku sampai Februari 2012
•Harga indent bln Maret-Mei 2012 Rp 4.275.000
   (tanda jadi Rp 500.000)
•Masa pengiriman Harga Indent berlaku selama 1 bulan sejak buku tersedia
•Pengiriman buku sejak buku tersedia lebih dari 1 bulan berlaku harga normal 

INFO LENGKAP : 
CS : 0815 788 33 215
Twitter : @mdsjogja
Email : mdsjogja@gmail.com

Senin, 03 Oktober 2011

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MENGAJARKAN ANAK MEMBACA DENGAN METODE READ ALOUD

MIZAN DIAN SEMESTA Jogjakarta: MENGAJARKAN ANAK MEMBACA DENGAN METODE READ ALOUD: MENGAJARKAN MEMBACA PADA BALITA DENGAN METODE “ READ ALOUD ” Setiap anak terlahir jenius, tapi serin...

Keutamaan Membaca dan Menulis dalam Quran.

Mari Meraih “Al-Akram”: Bagaimana Saya Menulis BukuWriting Toolbox (62)
Oleh Hernowo



“Kataal-akramyang berbentuk superlatif (bentuk kata yang menyatakan paling atau ter-) adalah satu-satunya ayat di dalam Al-Quran yang menyifati Tuhan dalam bentuk tersebut. Ini mengandung pengertian bahwaTuhan dapat menganugerahkan puncak dari segala yang terpuji bagi setiap hamba-Nya,terutama dalam kaitannya dengan perintah membaca”(lihat Muhammad Quraish Shihab,Tafsir Al-Mishbah, Penerbit Lentera Hati, Jakarta, 2003, h. 399).

Setelah berusaha menemukan hikmah yang tercecer di mana-mana, saya pun berusaha meraih “al-akram” sebagaimana yang dijanjikan oleh Tuhan di ayat ketiga Surah Al-'Alaq. Saya menemukan hikmah dan meraih “al-akram” ya dengan kegiatan membaca dan menulis. Meraih “al-akram” ini sangat dimungkinkan setelah saya membaca tafsir Ustad Quraish atas ayat tersebut sebagaimana saya kutip di awal tulisan ini.

Rabu, 14 September 2011

KRITERIA BUKU UNTUK PAUD, KELOMPOK BERMAIN DAN TK


(Sumber : Kemendiknas)

Untuk melengkapi bahan ajar di PAUD/KB/TK maka Kemendiknas memberikan prasayrat sebagai berikut  karena tidak bisa setiap buku menjadi panduan untuk kurikulum anak usia dini: 

1.      Buku-buku panduan / acuan pembelajaran PAUD yang mengacu pada perkembangan anak.
2.      Buku-buku bacaan / referensi yang terkait dengan pendidikan dan perkembangan anak usia dini.
3.  Buku-buku cerita / dongeng anak yang memiliki tujuan untuk membentuk karakter anak sesuai kelompok usia sasaran.
4.   Buku-buku yang terkait dengan kesehatan, gizi pendidikan, pengasuhan, perawatan dan perlindungan anak.
5.      Buku-buku bacaan orang tua (Parenting) yang terkait dengan pengembangan anak usia dini.
6.      Buku-buku yang memiliki kandungan untuk pengenalan dan penanaman nilai-nilai kearifan local dan wawasan nasional bagi anak.
7.      Buku-buku yang terkait dengan pengembangan karakter anak seperti pembentukan budi pekerti, toleransi, kedisiplinan, percayadiri, kerjasama dan kemandirian.
8.      Buku-buku yang terkait pengenalan nilai-nilai agama dan moral sesuai agama yang dianutnya.
9. Buku-buku / bahan ajar yang terkait dengan pengenalan keaksaraan anak (pra-membaca, pra-menulis dan pra-berhitung) yang bukan berupa lembar kerja (worksheet).
10.  Buku-buku referensi pengelolaan lembaga pendidikan (PAUD)
11.  Buku-buku lain yang mendukung penyelenggaraan PAUD yang baik dan benar.

Buku dan bahan ajar yang akan dibeli harus memenuhi criteria yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, dan orangtua. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut :

a.      Kriteria Buku untuk Peserta Didik
1)      1.  Material dan Kemasan Buku
Ø  Menggunakan bahan yang aman bagi anak, misalnya tidak runcing dan tajam.
Ø  Kertas tebal dan tidak licin sehingga memudahkan anak untuk membuka-buka halaman buku, misalnya yang terbuat dari karton kaku yang dilipat dengan halaman yang berwarna-warni atau menggunakan bahan kain atau vinil lembut.
2)    
           2.  Isi Buku
Ø  Tema menarik dan sesuai dengan usia serta perkembangan anak, yaitu :
a)      Untuk anak usia bayi-2 tahun anak lebih tertarik dengan gambar dari suatu kegiatan dan pariwisata yang dikenal atau dekat dengan lingkungannya, misalnya mengenal suara dan bunyi binatang atau benda-benda gambar mengenakan baju tanpa kancing.
b)      Untuk anak usia 3-6 tahun anak lebih tertarik dengan gambar yang mengandung informasi, tindakan dan terperinci, misalnya kemandirian dalam berpakaian, mengenal anggota tubuh, persahabatan, keluarga, mengenal huruf dan angka.
Ø  Mengungkap hal-hal nyata yang berkaitan dengan pengalaman anak.
3)      
            3.  Karakter / Tokoh Cerita
Ø  Hindari buku yang mengungkapkan karakter/tokoh jahat dalam cerita yang mendorong anak-anak tertawa dan menikmati pesan dari tokoh utama yang tidak sesuai dengan batas-batas etika atau bebas hukuman/ aturan karena dapat membuat anak meniru perilaku tokoh tersebut.
Ø  Pahami tujuan pembelajaran yang ingin dicapai terkait dengan isi buku/bahan ajar tersebut, seperti :
a)      Anak dapat memperluas pengetahuannya tentang dunia.
b)      Anak memiliki pemahaman diri yang lebih baik.
c)      Anak dapat mengembangkan kemampuan berpikirnya.
d)      Anak dapat mengembangkan kemampuan berbahasanya terutama bahasa ibunya (bahasa Indonesia).
e)      Anak belajar bagaimana mengendalikan emosinya.
f)        Menghargai keindahan dan perbedaan yang ada (misalnya agama, budaya, dan ras).
g)      Anak belajar membuat keputusan-keputusan misalnya dalam perselisihan pendapat.
4)      
Il          4. Ilustrasi / Gambar
Ø  Tidak mengandung unsure SARA.
Ø  Mencakup banyak warna cerah dengan kualitas yang baik, berukuran cukup besar, tidak abstrak, tidak menyeramkan.
Ø  Ilustrasi tidak ambigu bagi anak, misalnya terlihat jelas perbedaan ilustrasi tokoh wanita atau pria.
Ø  Membuat banyak ilustrasi, minim tulisan dan disesuaikan dengan karakteristik anak. Misalnya untuk anak yang berusia kurang dari 2 tahun masih berupa buku bergambar dengan kata tunggal atau kalimat pendek yang sederhana.
Ø  Gambar maupun tulisan merupakan cerminan dari hal-hal yang nyata dapat dilihat serta dipahami dari lingkungan sekitar anak. Seiring dengan pertambahan usia, secara bertahap nak akan bisa mengembangkan kemampuannya dalam merespon ilustrasi yang lebih kompleks, terperinci, dan bersifat tidak nyata (seperti peri).

b.      Kriteria Buku untuk Tenaga Pendidik dan Orangtua
1)      1.  Kemasan Buku
Ø  Tidak terlalu tebal
Ø  Ukuran tidak terlalu besar
2)       
      2 .  Isi Buku
Tema buku sebaiknya merupakan tema yang dibutuhkan untuk mengembangkan kemampuan dan ketrampilan tenaga pendidik maupun orangtua dalam membantu mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan anak. Berikut beberapa tema umum buku untuk tenaga pendidik dan orangtua.
Ø  Pertumbuhan, perkembangan dan belajar pada anak usia dini.
Ø  Stimulasi dan lingkungan pembelajaran anak usia dini.
Ø  Kesehatan perlindungan atau kemampuan dan nutrisi untuk anak usia dini.
Ø  Berkomunikasi dengan anak usia dini.

 DAN SEMUA ITU ADA SEBAGIAN BESAR PADA BUKU 

HALO BALITA 










Terdiri dari 25 jilid buku cerita yang sesuai dengan kurikulum untuk PAUD dan 1 buah buku Panduan untuk orang tua. 

PESAN SEKARANG
GRATIS BUKU SEBESAR BANTAL
HELLO KIDS 
(HALO BALITA DALAM BAHASA INGGRIS)
HUBUNGI : CS : 0878 392 888 99, TWITTER : @mdsjogja, email : mdsjogja@gmail.com